Portofolio sebenarnya berasal dari bahasa inggris ”
portofolio” yang
artinya dokumen atau surat-surat. Pendapat lain menyatakan portofolio berasal
dari kata kerja “potare” berarti membawa dan kata benda bahasa latin
“foglio”, yang berarti lembaran atau“kata kerja”.
Portofolio tempat
berisikan benda pekerjaan, lembaran, nilai dan profesional. Dalam konteks ini
portofolio adalah koleksi berharga dan berguna berisikan benda pekerjaan
peserta didik yang menceritakan atau menerangkan sejarah prestasi atau
pertumbuhan peserta didik dalam dunia pendidikan, portofolio dapat
digunakan guru untuk melihat perkembangan peserta didik dari waktu ke
waktu berdasarkan kumpulan hasil karya sebagai bukti dari suatu kegiatan
pembelajaran
.
Portofolio juga dapat dipandang
sebagai suatu proses sosial pedagogis, yaitu sebagai collection oflearning experience yang terdapat didalam pikiran peserta
didik, baik yang berwujud pengetahuan (cognitive), keterampilan (psychomotor) maupun
sikap dan nilai (affective). Artinya,
portofolio bukan hanya berupa
benda nyata, melainkan mencakup “segala pengalaman batiniah” yang terjadi pada
diri peserta didik.Portofolio juga dapat digunakan oleh peserta didik untuk
mengumpulkan semua dokumen dari ilmu pengetahuan yang telah dipelajari,
baik dikelas, di halaman sekolah atau di luar sekolah.
Dalam bidang bahasa, portofolio
dapat merupakan suatu adjective yang sering disandingkan dengan konsep
lain, seperti pembelajaran dan penilaian, karena itu timbul istilah
portfolio-based instruction dan portofolio based assessment.
Para ahli berpendapat, portofolio
memiliki beberapa pengertian. Ada yang memandang sebagai benda/alat, dan ada
pula yang memandang sebagai metode/teknik/cara.
Portofolio sebagai suatu wujud
benda fisik, atau kumpulan suatu hasil (bukti) dari suatu kegiatan, atau
bundelan, yakni kumpulan dokumentasi atau hasil pekerjaan peserta didik yang
disimpan dalam suatu bundel. Misalnya, bundelan hasil kerja peserta didik
mulai dari tes awal, tugas-tugas, catatn anekdot, piagam penghargaan,
keterangan melaksanakan tugas terstruktur, sampai pada tes akhir.
Portofolio
ini merupakan kumpulan karyaterpilih dari peserta didik, baik perseorangan
maupun kelompok. Istilah karya terpilih menunjukkan bahwa tidak semua karya
peserta didik dapat dimasukkan ke dalam
portofolio tersebut. Karya yang diambil
adalah karya terbaik, karya yang paling penting dari pekerjaan peserta
didik, yang bermakna bagi peserta didik,sesuai dengan tujuan pembelajaran
atau kempetensi yang telah diterapkan.
Penilaian
Portofolio dapat diartikan sebagai
kumpulan karya siswa yang di susun secara sistematis secara terorganisir
sebagai hasil dari usaha pembelajaran yang telah dilakukanya dalam kurun waktu
tertentu. Melalui hasil karya tersebut guru dapat melihat perkembangan kemampuan
siswa baik dalam aspek pengetahuan, sikap maupun keteramnpilan sebagai bahan
penilaian. Hasil karya yang dihasilkan bisa hasil karya yang dikerjakan di
dalam kelas atau juga bisa hasil kerrja siswa yang dihasilkan di luar kelas.
Hasil karya itu kemudian bisa dinamakan evidence. Melalui evidence inilah
siswa dapat mendemonstrasikan unjuk kerja kepada orang lain, baik tentang
pengetahuan, sikap maupun keterampilan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Penilaian
portofolio bertujuan sebagai alat formatif
maupun sumatif. Portofolio sebagai alat formatif digunakan untuk memantau
kemajuan peserta didik dari hari kehari dan untuk mendorong peserta didik dalam merefleksi pembelajaran mereka sendiri.
Portofolio seperti ini difokuskan pada
proses perkembangan peserta didik dan digunakan untuk tujuan formatif dan
diagnostik. SUMATIF….?
Portofolio digunakan sebagai alat pengajaran dan
juga sebagai alat penilaian. Penilaian
portofolio mengharuskan peserta
didik untuk mengkoleksi dan menunjukkan hasil kerja mereka. Dalam hal ini
penilaian
portofolio dapat dianggap sebagai salah satu alat pengajaran yang
merupakan komponen kurikulum.
a.
Sebagai alat untuk melihat perkembangan tanggung
jawab peserta didik dalam belajar
b.
Perluasan dimensi belajar
c.
Pembaharuan kembali proses belajar-mengajar:
d.
Penekanan pada pengembangan pandangan peserta
didik dalam belajar.
a.
Penilaian
portofolio dapat memberika gambaran yang
utuh tentang perkembangan kemampuan siswa, artinya melalui penilain
portofolio informasi yang didapatkan bukan hanya sekedar pengetahuan saja, akan
tetapi juga sikap dan keterampilan.
b.
Penilaian
portofolio merupakan penilain yang autentik.
Artinya memberikan gambaran secara nyata tentang kemampuan siswa yang
sesungguhnya. Mengapa demikian? Sebab
portofolio adalah dokumen asli yang
berisi tentang sekumpulan karya siswa. Melalui dokumen itulah tergambarkan kemampuan siswa yang sesumgguhmya.
c.
Penilaian
portofolio merupakan teknik penilain
yang dapt mendorong siswa pada pencapaian hasil yang lebih baik dan lebih
sempurna, siswa dapat belajart optimal, tanpa merasa tertekan.
d.
Penilain
portofolio dapat menimbulka
motivasi belajar siswa.
e.
Penilain
portofolio dapat mendorong para orang
tua siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran siswa. Hal ini
disebabkan setiap perkembangan siswa yang digambarkan melalui hasil kerja
siswa, orang tuan dimintai omentarnya.
No
|
Tes
|
Penilaian Portofolio
|
1
|
Tes biasanya dilakukan untuk menilai kemampuan intelektual
siswa melalui penguasaan materi pembelajaran
|
Penialain portofolio menilai seluruh aspek perkembangan
siswa baik intelektual minat sikap dan keterampilan
|
2
|
Guru berperan sangat dominan dalam proses penilaian
sedangkan siswa berperan sebagai orang yang dinilai
|
Peserta didik terlibat dalam proses penilain dengan
menilai dirinya sendiri mengenai kemampuan beserta dalm perkembanganya.
|
3
|
Criteria penilain ditentukan satu untuk semua
|
Criteria penilain ditentukan sesuai dengan karakteristik
siswa
|
4
|
Keputusan berdasarkan penialain ditentukan sendiri oleh
guru
|
Proses penilaian beserta pengambilan keputusan dilakukan
dengan carakolaboratif antara guru siswa dan orang tua
|
5
|
Penilaian dilakukan dengan berorientasi pada pencapain
hasil belajar
|
Penilain berorientasi pada kemajuan, usaha yang
dilakukan siswa termasuk pencapaian hasil siswa
|
6
|
Penilain merupakan kegiatan yang terpisah dari proses
pembelajaran
|
Penialain merupakan bagian integraldari proses
pembelajara
|
7
|
Penilain melalui tes biasanya dialakukan pada akhir
program pembelajaran
|
Penialain portofolio dilakukan selamaproses pembelajaran
berlangsung
|
*Prinsip-prinsip portofolio
1. Saling percaya
Penilaian portofolio adalah penilaian yang melibatkan siswa
secara aktif sebagai pihak yang dievaluasi. Antara guru sebagai evaluator
danm siswa sebagai pihak yang dievaluasi harus saling percaya. Siswa harus
memiliki kepercayaan bahwa evaluasi yang dilakukan guru bukan semata-mata untuk
menilai hasil pekerjaannya, akan tetapi sebagai upaya pemberian umpan balik
untuk meningkatkan hasil belajar.
2. Keterbukaan
Portofolio adalah penilaian yang dilaksanakan penilaian yang
dilaksanakan secara terbuka, artinya guru sebagai evaluator bukan hanya
berperan sebagai orang yang memberikan nilai atau kritik, akan tetapi siswa
yang dievaluasi perlu memahami mengapa kritik itu muncul, oleh sebab itu guru
harus terbuka melalui argumentasi yang tepat dalam setiap memberikan
penilaian.
3 .Kerahasiaan
Sebelum diadakan demonstrasi atau pameran, kerahasiaan
dokumen setiap siswa perlu dijaga. Hal ini untuk menumbuhkan kepercayaan setiap
siswa.
4. Milik bersama
Guru dan peserta didik harus merasa bahwa evidence
portofolio adalah milik bersama, oleh sebab itu semua pihak harus menjaganya
secara baik. Guru dan siswa perlu sepakat diamana evidence itu disimpan, karena
hal ini akan mempermudah manakala siswa atau guru memerlukannya.
5. Kepuasan dan kesesuaian
Hasil akhir dari penilaian
portofolio adalah ketercapaian
kompetensi seperti yang dirumuskakn dalam kurikulum. Guru dan siswa akan merasa
puas manakala kompetensi itu telah tercapai, oleh karena itu terkumpulnya
evidence merupakan kepuasan baik bagi guru maupun bagi siswa.
6. Budaya pembelajaran
Penilaian
portofolio harus dapat mengembangkan budaya
belajar. Sebab penilaian
portofolio itu sendiri pada dasarnya mengandung proses
pembelajaran.
7. Refleksi
Penilaian portofolio harus memberikan kesempatan yang luas
kepada siswa untuk melakukan refleksi tentang proses pembelajaran yang telah
dilkukannya. Melalui refleksi siswa dapat menghayati tentang proses berfikir
mereka sendiri, kemampuan yang telah mereka peroleh, serta pemahaman mereka tentang kompetensi yang telah dimilikinya
.
8. Berorientasi pada proses dan hasil
Penilaian
portofolio bertumpu pada dua sisi yang sama
pentingnya, yakni sisi proses dan hasil belajar secara seimbang. Penilaian
portofolio mengikuti setiap aspek perkembangan siswa, bagaimana cara belajar
siswa, bagaimana motivasi belajar, sikap, minat, kebiasaan dan lain sebagainya,
dan pada akhirnya bagaimana hasil belajar yang diperoleh siswa. Dengan
demikian, penilaian
portofolio tidak hanya sekedar menilai hasil akhir yang
dimiliki siswa akan tetapi juga menialai proses pembelajaran yang dilakukjan
siswa.
1. Menentukan tujuan portofolio
Yaitu merumuskan tujuan yang ingin dicapai. Dengan tujuan
yang jelas dan terarah akan memudahkan bagi guru untuk mengelola pembelajaran
2. Penentuan isi portofiolio
Isi dalam portofolio harus dapat menggambarkan perkembangan
kemampuan siswa yang sesuai dengan standar kompetensi seperti yang dirumuskan
dalam kurikulum.
3. Menentukan criteria dan format penialain
Criteria penialain disusun sebagai standar patokan untuyk
guru dalam menentukan keberhasilan proses dan hasil pembelajaran pada setiap
aspek yang akan dinilai.
1 Keunggulan
- menilai
kemampuan siswa secara menyeluruh
- Penialain
portofolio dapat menjamin akuntabilitas
- Penialain
poerofolio merupakan penialain yang bersifat individual
- Penilaian
portofolio merupakan penilaian yangbterbuka
- Penialainportofolio bersifat self evaluation
2 Kelemahan
- Memerlukan
waktu dan kerja keras
- Memerlukan
perubahan cara pandan
- Memerlukan
perubahan gaya belajar
- Memerlukan
perubahan system pembelajaran